“Ketika itu aku berusia 3 tahun. Ayahku merampasku dari tangan ibuku. Memperlakukanku bak seekor anjing, memenjarakanku di halaman belakang rumah. Aku harus makan dari sisa-sisa makanan yang teronggok di keranjang sampah untuk mempertahankan hidupku.”

“Aku dibawa ke Afrika Selatan, namun di sana kehidupanku sama saja. Perlakuan ayahku semakin menjadi-jadi dan sungguh biadab. Saban hari aku dipukul, diperlakukan bak hamba sahaya. Jalan terbaik bagiku adalah melarikan diri. Terpaksa aku harus menggelandang di jalanan.”

Namun, hidup di jalanan itu tak mudah. Setiap saat marabahaya selalu mengancam jiwa dan nyawa Judy. Hanya dengan kegigihan dan ketabahanlah ia bisa bertahan hidup. Kisah penuh iba dan mengharukan.